home sweet home

Rabu, 02 Juni 2010

nenek yang malang


Aku pernah melihat ga ding mendengar sekali dalam seumur hidupku kejadian dimana ada seorang nenek tua berjalan dan berhenti, minta kepada salah satu supir bis untuk menaikannya. Kemudian supir bis itu berhenti dan meminta nenek itu untuk naik bisnya, dibantu oleh seorang kernet, pelan – pelan nenek itu masuk dan duduk dibelakang tepat disaat kursi belakang kosong dan tidak memungkinkan untuk duduk didepan atau ditengah. Tak lama kemudian bis itu pun jalan dan membawa penumpangnya menuju kearah tujuan mereka masing – masing, sadar disaat bis mulai berjalan dengan cepatnya nenek itu berteriak kencang, tidak ada seorangpun yang mendengarnya dan mengetahui bahwa nenek itu takut dengan jalan yang cepat dan tidak teratur. Nenek itupun sekali berteriak dan menjerit

Sttooooooopppppppppppppp!!!!!!!!!!!!!!!! Mungkin dengan sedikit bahasa inggris yang tidak jelas, salah satu penumpang mendengarpun ikut-ikutan bilang dan memaki ssopir tersebut….
Woooooeee sopir gemblunnnnnnnggggg”
Tanpa sadar semua orang akhirnya ikut berteriak dan menjerit sejadi-jadinya secara bersamaan, sampai kernetnya pun ikut mencaci maki sopirnya. Tidak perduli kalau-kalau dia dipecat untuk menyingkir dari bis itu.
Sopir gilaaaaaaaaa!!!!
Barulah sisopir mendengar dan berhenti secara mendadak, berhubung suara sikernet sekeras speaker active, sisopir tidak hentinya melotot pada sikernet….
Dan tanpa orang-orang sadari, mereka tidak pernah membayangkan sebelumnya bahwa ada suatu kejadian aneh, lucu dan tidak menyenangkan bagi korbannya. Nenek itu jatuh jempalitan dari kursi belakang ngglinding kedepan melewati para penumpang lainnya dan berhenti pas didepan sikernet, bukannya membantu mengangkat tubuh sinenek, sopir kurang ajar itu malah tertawa terbahak-bahak. Hahahahahahahahahahahahaha
Bukan hanya dia semua orang yang ada dibis tertawa geli melihat tingkah laku sinenek, sudah jatuh gitu malah ketawa, bukannya sedih atau apa karena tulangnya sudah rapuh, mungkin kalau bunyi ranting kering seperti ini. Krakkkkk…kraakkkkk
Kejadian itupun berhenti ketika sisopir menyuruh kernetnya untuk membantu sinenek.
Dasar kernet gilaaaaaaaaaaa!!!!! Dengan bangganya sisopir melontarkan kata-kata yang baru saja dikoar-koarkan oleh kernetnya, hahahaha sisopir tertawa sampai keluar piluh dari air matanya, gantian..” sisopir mengejek.
Sukurin makannya tidak usah ngatain orang” celaan itu datang saling bergantian diantara penumpang lainnya. Nenek tak menyadari bahwa dirinya sedang jadi bahan ketawa, mungkin karena dia sudah sedikit pikun kali, hehehe, tapi sudahlah itukan urusan neneknya mau marah silahkan mau memaki supirnya juga bole.
Tapi sinenek hanya tersipu malu dan nyengir. Tak lama kemudian sisopir dan sikernet meminta maaf karena kelalaian mereka, mereka takut kalau didalam hati sinenek menyimpan dendam yang berkepanjangan, dan mereka tidak mau sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan suatu saat nanti.
Selama beberapa jam kemudian bis sampai tujuan dimana nenek harus turun dan dengan senang hati sikernet menggandeng tangan sinenek sampai turun dan seketika itupun meminta sinenek tidak usah membayarnya, itung-itung sebagai permintaan maaf. Dengan bangga dan bahagia karena sudah melakukan kebaikan bis itu melaju menuju arah-arah selanjutnya. Para penumpang masih tersenyum dan agak geli melihat kejadian yang baru saja mereka lihat, karena mungkin ini pertama kalinya mereka melihat seorang nenek yang sudah tua rentah jatuh, menggilinding seperti bola dan sinenek hanya nyengir dan tidak terjadi hal-hal yang aneh seperti tulang patah atau encoknya kambuh.
Itulah sedikit cerita pengalaman sahabatku yang jika diceritakan lagi membuat aku geli dan ingin ikut ketawa, tapi itu hanya kejadian sekali tidak mungkin ada kejadian aneh lagi yang menimpa nenek-nenek lagi. Kasihan dunk sudah tua diketawain, duh jadi nggak enak ndiri padahal pengen liat lagi, hahahaha.
Sedikit katanya ada yang tak lebihin, ya biar nggak monoton itu – itu saja. Kejadian seperti itu memang jarang terjadi tapi siapa yang tahu kalau dibelahan bumi sana ada kejadian yang sama, yang membuat orang geli dan ketawa melihatnya. Sama seperti ketika aku melihat penumpang kreta berhubung penuh mereka berhimpit-himpitan menaikinya, ada yang duduk layak dengan kursi yang telah disediakan ada yang berdiri ada juga yang duduk beralaskan koran ditengah – tengah para penumpang lainnya. Kejadian yang bikin aku ketawa sampai nangis itu ketika aku naik kreta dan sama-sama berdiri disamping pria yang tak ku kenal identitasnya (yaiyalah ga kenal, ketemu aja barusan , ga sengaja lagi). Mungkin karena ngantuk atau apalah pria itu tidur sampai berdiri dan tanpa disadarinya jatuh menimpa penumpang lainnya yang duduk dibawah, betapa kagetnya sampai timbul rasa pengen nampar tu si pria tersebut, dasar kurang ajar tidur sambil berdiri, jatuh lagi” umpatnya. Aku tak kuat menahan ketawaku, hahahhahahaha lucu ga??menurut aku si lucu, cos ku liat langsung disampingnya yang sama-sama ngantuk.

Rabu, 28 April 2010

PERIBAHASA ことわざ [慣用句] [編集]

青二才(あおにさい)=bau kencur, masih hijau
空樽は音が高い(あきたるはおとがたかい)=tong kosong nyaring bunyinya
暑さも寒さも彼岸まで(あつさもさむさもひがんまで)=masa yang mudah dilalui (tak begitu dingin dan juga panas), yakni saat penghujung musim panas dan penghujung musim semi (HIGAN)
一石二鳥(いっせきにちょう)=sambil menyelam minum air, sekali merengkuh dayung, dua, tiga pulau terlampaui
嘘も方便(うそもほうべん)=bohong demi kebaikan (ada kalanya bohong itu perlu)
噂をすれば影(うわさをすればかげ)=kalau menggosip, orangnya pasti datang
瓜二つ(うりふたつ)=bagai pinang dibelah dua (sesuatu yang mirip/serupa/kembar)
鬼に金棒(おににかなぼう)=semakin bertambah kuat (seperti jin diberi gada)
苦あり楽もあり(くありらくもあり)=ada senang ada susah
苦しい時の神頼み(くるしいときのかみだのみ)=bahaya berlalu, Tuhan dilupakan (hanya saat ditimpa kesusahan saja berdoa/memohon kpd Tuhan)
五十歩百歩(ごじゅうほひゃっぽ)=tak jauh beda, alhasil sama saja halnya (setali tiga uang)
郷に入っては郷に従う(ごうにいってはごうにしたがう)=di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung
転ばぬ先の杖(ころばぬさきのつえ)=sedia payung sebelum hujan
弘法にも筆のあやまり(こうぼうにもふでのあやまり)=tiada gading yang tak retak; alkisah dulu ada orang bernama Gobo-san yang pandai sekali menulis kaligrafi Kanji
先立つ物は金(さきだつものはかね)=uang adalah nomor satu/yang paling didahulukan adalah uang
猿も木から落ちる(さるもきからおちる)=sepandai-pandai tupai melompat akhirnya gawal/jatuh juga
酸いも甘いも噛み分ける(すっぱいもあまいもかみわける)=banyak makan asam garam (banyak pengalamannya/tahu seluk beluknya)
住めば都(すめばみやこ)=tinggal di tempat baru, lama kelamaan terbiasa seperti kampung halaman sendiri
十人十色(じゅうにんといろ)=sepuluh orang sepuluh warna; setiap orang berbeda akan pikiran dan kegemarannya 
棚から牡丹餅(たなからぼたもち)=seperti mendapat durian runtuh (mendapat rezeki yang tak diduga)
泣き面に蜂(なきつらにはち)=waktu nangis tersengat lebah; sudah jatuh tertimpa tangga (mendapat kemalangan bertubi-tubi/berturut-turut)
泥縄式(どろなわしき)=bersiap-siap atau berbenah diri setelah peristiwa terjadi
七転び八起き(ななころびやおき)=jatuh tujuh kali bangun delapan kali; tidak patah semangat dan pantang menyerah
寝耳に水(ねみみにみず)=kaget karena mendengar pertama kali tiba-tiba (bagai kuping tidur terkena air)
猫に小判(ねこにこばん)=memberi barang kepada seseorang yang tidak tahu kegunaannya
恥を受けるより白骨の方がまし(はじをうけるよりしろぼねのほうがまし)=lebih baik putih tulang daripada berputih mata (lebih baik mati daripada menanggung malu), lebih baik berkalang tanah daripada bercermin bangkai
覆水盆に返らず(ふくすいぼんにかえらず)=air yang tumpah di baki tak bisa dikembalikan; nasi sudah menjadi bubur
豚に真珠(ぶたにしんじゅ)=seperti kera diberi kaca/laksana kera mendapat bunga (mendapat sesuatu tapi tak tahu faedah/manfaatnya)
実るほど頭の下がる稲穂かな(みのるほどあたまのさがるいなほかな)=seperti ilmu padi, makin berisi makin merunduk (seseorang yang semakin luhur dan mulia, namun semakin merendah hatinya)

http://id.wikiquote.org/wiki/Kategori:Peribahasa_Indonesia
http://www.wisma-bahasa.or.id/jpn/virtual/pribahasa/dai41-50.html